Dibekuk Polres Lebong, Residivis Topi Merah Akui Lakukan Sejumlah Kejahatan Sadis

0
667
foto : pelaku, AZ (tengah)

Sabtu, 3 November 2018
Kontributor : Yofing

LEBONG – Pembunuh sadis, berusia 25 tahun, dalam melancarkan aksinya selalu mengenakan topi merah, AZ, berhasil dibekuk oleh jajaran Satreskrim Polres Lebong. Pelaku juga merupakan residivis yang baru sekitar dua bulan bebas dari penjara atas perbuatan tindak pidana serupa. Menurut penjelasan pihak kepolisian, Tsk AZ merupakan pelaku pembunuhan terhadap korban Yurjaniah (45), warga Desa Sukau Kayo, Kecamatan Lebong Atas, Kabupaten Lebong.

Pelaku ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Lebong tanpa perlawanan di kediamannya di Desa Kota Baru Santan Kecamatan Pelabai, Kabupaten Lebong. Digelandang ke Mapolres sekira pukul 01.00 WIB dini hari (03/11) tadi.

Pembunuhan terhadap korban Yurjaniah, dilakukan oleh pelaku jumat sekitar pukul 12.00 WIB tengah hari (02/11). Awalnya ketika ia mengambil buah pinang milik korban sekitar seperempat karung, perbuatannya diketahui korban, kemudian diteriaki maling. Lantas pelaku lari lalu memarkirkan sepeda motornya agak jauh dari TKP.

Ternyata ia kembali lagi dengan berjalan kaki mendatangi korban dan langsung membacok tepat mengenai pelipis korban. Kemudian tubuh korban diseret ke parit dan menghabisi nyawanya. Usai melakukan aksi sadis itu, tsk menutupi jasad korban dengan ranting-ranting, lalu kembali ke rumahnya.

Sebelumnya, serangkaian tindak kejahatan telah dilakukan oleh pelaku, diantaranya membacok perempuan paruh baya, Nibenia Laihago (28) di kebun Desa Tik Tebing, Kecamatan Lebong Atas pada selasa siang  (16/10/2018) lalu. Kemudian melakukan percobaan pemerkosaan terhadap anak SD di Kecamatan Lebong Atas pada Kamis (11/10/2018).

Kapolres Lebong, AKBP. Andree Ghama Putra, SH, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu. Teguh Ari Aji, S.Ik mengatakan, hasil intrograsi petugas, pelaku mengakui sejumlah kejahatan yang telah dilakukan oleh pelaku di tempat berbeda, dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

“Tsk mengakui telah melakukan tindak pidana di tiga TKP selama satu bulan terakhir, yakni daerah Tik Tebing, Sukau Kayo dan terakhir pembunuhan ibu Nurjaniah Sukau kayo juga. Diketahui setiap melakukan aksinya selain mengenakan topi merah pelaku juga menggunakan baju berwarna abu-abu,” kata Kasat, Sabtu (3/11).

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Lebong. Mengenai berkembangnya isu yang menyebutkan pelaku berhasil melarikan diri dari tahanan, ditegaskan oleh Kasat, bahwa itu tidak benar.

Kembali kepada korban Yurjaniah, ia adalah seorang janda beranak lima, sudah cukup lama ditinggal suaminya yang meninggal dunia. Untuk menghidupi anak-anaknya hanya dengan bertani. Dari lima anak korban baru satu yang sudah berkeluarga, sedangkan empat orang lainnya masih tinggal bersama korban, dua orang diantaranya masih duduk di bangku SD.

Ditemukannya korban, berawal dari kecurigaan anaknya yang khawatir lantaran ibunya sudah sore pukul 18.00 WIB belum juga pulang. Biasanya, pukul 17.00 WIB ibunya sudah tiba di rumah. Kemudian anak korban Rian (10) menyusul, setibanya di kebun Rian tidak mendapati ibunya, yang ada hanya peralatan berupa beronang, parang dan perlengkapan lainnya di sekitar pondok.

Lalu Rian kembali lagi ke rumahnya dan melapor ke perangkat desa. Kemudian dengan dibantu warga mereka meluncur lagi ke kebun untuk mencari korban. Setibanya di pondok, korban tetap tidak ada lalu pencarian diteruskan hingga pukul 20.30 WIB. Dari penyisiran sekitar lokasi kebun, korban akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia, dengan sejumlah luka bacok dan luka tusuk pada bagian tubuhnya.

Posisi saat ditemukan jasad korban tergeletak di dalam parit, tertutup ranting-ranting. Menemukan itu warga kemudian segera menghubungi pihak yang berwajib yang kemudian langsung meluncur ke TKP dan mengevakuasi korban.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here