Kesetrum Listrik Saat Bongkar Tenda, Satu Orang Tewas, Lainnya Pingsan dan Luring

0
784
Foto : ILUSTRASI

Minggu, 25 November 2018
Pewarta : Yadhi

MUKOMUKO – Belum lekang dalam ingatan, warga Desa Wonosobo, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, tewas lantaran kesetrum listrik, pada Sabtu (13/10) siang, ketika korban memanen buah sawitnya menggunakan egrek. Hari ini peristiwa serupa kembali terulang. Menimpa Sumaryanto, warga Desa Bumi Mekar Jaya (BMJ) Kecamatan Pondok Suguh. Korban kesetrum ketika membongkar tenda usai acara kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Diperkirakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.25 WIB, Minggu (25/11)  di salah satu masjid yang ada di Desa BMJ. Selain satu orang korban tewas, 6 orang lainnya juga terkena sengatan arus listrik tersebut. Namun kondisinya tidak begitu parah, hanya menderita luka ringan dan pingsan di tempat kejadian.

Kronologi terhimpun, acara peringatan Maulid Nabi pada Sabtu (24/11) malam, selain menggunakan masjid, panitia juga menyiapkan tenda untuk menampung banyaknya jamaah yang hadir. Usai acara, panitia dibantu dengan masyarakat membongkar tenda. Di sela-sela tenda terdapat kabel berisi arus listrik untuk penerangan malam harinya.

Diduga akibat tertarik, kabel terkelupas dan arus listrik mengaliri tiang tenda yang berbahan logam. Ketika korban yang memegangi tiang langsung tersengat listrik. Kondisi tanah yang becek akibat hujan menyulitkan warga lain memberikan pertolongan. Usai kejadian, korban dibawa ke rumah duka dan langsung dikebumikan di TPU Desa BMJ.

Pihak Kepolisian setempat membenarkan adanya laporan tentang kejadian tersebut. Kapolres Mukomuko, AKBP. Yayat Ruhiyat, S.Ik., melalui Kapolsek Pondok Suguh, Ipda. Dilia Pria Firmawan, STK., mengatakan telah turun ke TKP dan selanjutnya akan mengambil keterangan para saksi dan panitia penyelenggara.

”Kami telah menerima laporan tentang ada warga yang tewas diduga akibat kesetrum. Anggota sudah ada yang turun langsung ke TKP. Dan malam ini (Minggu malam, red) kami langsung bersama anggota turun ke lapangan. Kiya akan minta keterangan kepada panitia dan juga warga,” terang Kapolsek.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here