Berbekal Permen, Pria Ini Berkali-kali Cabuli Bocah SD

0
499
foto : Ilustrasi

Selasa, 4 Desember 2018
Kontributor : Ferdi

BENGKULU TENGAH –  Setelah empat kali melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak dibawah umur, sebut saja korbannya Mekar, (nama disamarkan) yang baru berusia 13 tahun, dan masih duduk dibangku SD, pelaku berinisial Sa (35) warga Kecamatan Merigi Kelindang Kabupaten Bengkulu Tengah kabur alias melarikan diri.

Kasus perbuatan asusila dan perbuatan persetubuhan terhadap anak dibawah umur ini telah ditangani oleh Polsek Taba Penanjung, Polres Bengkulu Utara. Pelaku kabur lantaran mengetahui perbuatannya dilaporkan oleh pihak keluarga korban ke Polisi dan saat ini telah ditetapkan sebagai DPO.

Kronologis terhimpun, kejadian bermula saat keduanya melakukan perkenalan pada September 2018 lalu, melalui teman korban berinisial Ag. Setelah beberapa waktu, keduanya terlibat jalinan asmara.

Pada bulan Oktober 2018 sekitar pukul 19.30 WIB, di salah satu perkebunan sawit di Kecamatan Merigi Kelindang, pelaku lebih dulu menunggu di kebun dan menghubungi korban via handphone. Tak lama, korban pun datang dan langsung ngobrol berduaan.

Pelaku memberikan permen kepada korban, kemudian dengan akalnya langsung mengerayangi tubuh korban. Aksi pelaku tak dapat ditolak oleh korban. Dan keduanya pun melakukan hubungan layaknya suami istri.

Usai melancarkan aksi bejatnya, korban lantas diantar pulang oleh pelaku. Dan bulan November 2018, pada malam hari berlokasikan di tempat beribadah jamaah suluk, dengan modus yang sama, pelaku menunggu korban yang telah dihubungi sebelumnya.

Kali ini, pelaku kembali memberikan permen dan langsung melakukan aksi layaknya hubungan suami istri, lalu mengantar korban pulang. Dan seterusnya untuk yang ketiga dan keempat kalinya dilakukan pada bulan November lalu.

Peristiwa yang menimpa korban nampaknya menimbulkan kecurigaan dari pihak keluarga. Gelagat dan adanya tingkah yang aneh oleh korban dan lantas menanyakan kepada korban. Atas pengakuan korban, pihak keluarga tidak terima dan melapor ke Mapolsek Taba Penanjung.

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.Ik, MM melalui Kapolsek Taba Penanjng, Iptu. Kadi Karjito, SH mengatakan kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya melakukan pemeriksaan baik dari korban maupun sejumlah saksi.

‘’Kita sudah menerima laporan itu dan proses penyelidikan. Dan Sa (pelaku, red) masih dalam pencarian kami,’’ pungkas Kapolsek.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here