Menyoal Kualitas Material Pelabuhan Linau, Kejaksaan Menunggu Hasil Uji Lab

0
253
Kasi intel, Kejaksaan Negeri Kaur, Poprizal

Rabu, 20 Februari 2019
Pewarta : Jhon

KAUR – Menanggapi masukan dari sejumlah pihak, terutama dari elemen masyarakat setempat terkait timbulnya keraguan tentang kualitas material yang digunakan dalam mencetak batu kubus dan gorong-gorong untuk pembangunan pelabuhan linau, disikapi serius oleh pihak Kejaksaan Negeri Kaur, terutama dari TP4D.

Disebutkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kaur, Douglas P. Nainggolan, SH, MH melalui Kasi Intel, Poprizal SH, pihaknya masih menunggu hasil uji lab terkait standar kualitas dan daya tahan material yang digunakan oleh pihak pelaksana.

“Terkait batu kubus dan gorong-gorong yang digunakan pada pembangunan dermaga Linau, kita masih menuggu hasil uji LAB dari Bengkulu. LAB akan menguji standar kulalitas dan kekuatan material yang digunakan,” kata Poprizal, Rabu (20/02/2019).

Pemeriksaan awal, kata Poprizal telah dilaksanakan oleh pihaknya, melibatkan dari tenaga ahli dan teknis. “Kelihatan dari luar cukup baik. Namun kualitas dan kekuatannya masih perlu diuji lab,'” katanya.

Dijelaskan Poprizal, pembangunan pelabuhan Linau ini, dikerjakan oleh PT Citra Prasasti Konsorindo. Volume pekerjaan sepanjang 175 meter, masa kontrak mulai sejak 15 agustus 2018. Pagu Anggarannya sebesar Rp 16.258.535.000. Dan Konsultan suvervisi, PT. Cipta Karya Mandani

“Kegiatan itu sempat putus kontrak kemudian diperpanjang, dengan alasan terkendala cuaca, namun biaya denda wajib mereka bayar ke KAS negara. Karena itu sudah merupakan mekanismen dan aturan yang berlaku,” demikian Poprizal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here