Misteri Mayat Wanita Berambut Pirang Terungkap, Berikut Uraian Pembunuhan Korban

0
1357
Mayat wanita berambut pirang, mengenakan celana jeans di perbatasan Bengkulu-Lampung

Sabtu, 2 Februari 2019
Pewarta : Jhon

KAUR – Misteri mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan warga di pinggir tebing batu wilayah hukum Polres Pesisir Barat Lampung, atau perbatasan Lampung – Kaur, Kamis (28/2) sekitar pukul 07.40 wib, berhasil diungkap oleh kepolisian. Tim Sat Reskrim Lampung Barat (Lambar) berhasil meringkus tiga orang yang diduga sebagai pelaku penyebab kematian korban.

“Ya untuk mayat tanpa identitas yang ditemukan disekitar wilayah tebing batu kemarin sudah diketahui, dan pelakunya sudah diamankan Sat Reskrim Lambar,” kata Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat SIk, melalui Kapolsek Nasal, Iptu Yana Rohyana, Jum,at (28/2), dirilis tribratanewsbengkulu.com.

Pengungkapan kasus pembunuhan berencana ini oleh Sat Reskrim Lambar hanya membutuhkan waktu kurang dari 12 jam.  Terhitung sejak diterimanya laporan polisi oleh anggota polres Lambar nomor : LP/132-B/II/2019/Polda Lampung/res Lambar tanggal 28 Februari 2019.

Korban diketahui bernama Beti bin Bairun (45), seorang bidan di Desa Sipatuhu Kecamatan Banding Agung Kabupaten Oku Selatan, Sumsel. Dia menjadi korban pembunuhan berencana oleh keponakannya sendiri seorang wanita berinisial GI (31), juga merupakan warga Sipatuhu, karena merasa sakit hati dan punya hutang kepada korban.

Kronologis terhimpun, pelaku GI meminta BA (35), selaku Sekdes berstatus PNS, AS Rani warga, Suka Maju kecamatan Banding Agung dan MU untuk membunuh korban. Tepatnya Rabu (27/2) sekitar pukul 19.00-23.00 wib, GI memerintahkan BA dan OR menghabisi nyawa korban dengan menjanjikan imbalan sejumlah uang.

Lantas, ketiga pelaku segera melakukan aksinya, mengajak korban jalan dengan alasan untuk memberikan obat untuk kesembuhan korban. Obat yang diberikan tersebut berupa ramuan minuman yang telah dibubuhi racun. Namun, setelah meminum ramuan itu, hanya menyebabkan korban lemas.

Aksi berikutnya dilanjutkan, para pelaku membawa korban kearah Pesisir Barat. Di tengah perjalan pelaku BA menghentikan mobil, lalu OR dan BA mencekik dan membekap korban dengan bantal, sedangkan MU memegang kaki korban sehingga korban meninggal dunia.

Setelah itu korban dibawa ke arah pesisir utara dan membuang korban di jurang yang dalamnya kurang lebih lima meter dipinggir jalan lintas Barat Sumatera yang berbatasan dengan kabupaten Kaur.

Sementara mobil korban sengaja ditinggalkan di wilayah Krui. Setelah mayat ditemukan oleh warga, Sat Reskrim Polres Lambar mengejar para pelaku yang sempat berencana melarikan diri dari Pesisir Barat kearah Oku Selatan. Di perjalanan tepatnya di daerah Liwa pelaku dapat dijaring oleh petugas.

sumber : tribratanewsbengkulu.com

Baca juga artikel terkait sebelumnya : Mayat Wanita Berambut Pirang di Perbatasan Hebohkan Warga

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here