Pasangan Honorer Nodai Kampung, Penuhi Denda Adat dan Dinikahkan

Headline, Mukomuko158 Dilihat

Senin, 5 November 2018
Pewarta : Yadhi

MUKOMUKO – Dinilai telah melakukan perbuatan yang menodai kampung, pasangan honorer yang digerebek warga tengah berduaan di kamar kontrakan pada Kamis (1/11) lalu, dikenakan denda cuci kampung serta membayar denda adat juga menandatangani pernyataan. Selanjutnya keduanya, yakni sang lelaki Al (20) honorer di BKD Mukomuo dan wanitanya An (31) honorer di Setdakab Mukomuko, tidak bisa menolak, diharuskan menikah.

Lantaran beredar informasi bahwa keduanya enggan melangsungkan pernikahan, para pemuda bersama ketua karang taruna setempat, Fernandes mendatangi rumah Kepala BKD Mukomuko, tempat tinggal Al, melakukan penejemputan. Setelah dijemput, Al menyatakan bersedia memenuhi tuntutan dari hasil pembahasan kepala kaum, tokoh adat, pemuda dan juga perangkat desa.

Proses ini dilaksanakan, setelah diberi waktu selama 3 hari untuk melakukan pembicaraan dengan pihak keluarga masing-masing. Akhirnya pasangan dimaksud bersedia dinikahkan pada Minggu (4/11) sekitar pukul 17.20 WIB oleh Pegawai Sara, Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko.

“Kami bersama sejumlah pemuda sempat menjemput Al ke rumah Kepala BKD untuk memastikan agar ia memenuhi tuntutan yang sebelumnya telah ditandatangani di atas meterai. Pasangan itu bersedia dinikahkan dan sudah memenuhi tuntutan lain seperti denda adat, juga denda cuci kampung,” ungkap M Toha, pemuda Desa Ujung Padang.

Diakui pula oleh Fernandes, Ketua Karang Taruna Desa Ujung Padang. Menurutnya permasalahan yang menyangkut honorer telah tuntas. Pasangan itu telah memenuhi semua tuntutan.

”Masalahnya sudah selesai, dan semua tuntutan sudah dipenuhi. Mereka (honorer, red) sudah resmi dinikahkan. Dan memang kami sempat mendatangi rumah dimana Al tinggal,” pungkasnya diamini Kades Ujung Padang, Yan Daryat.

Baca artikel terkait sebelumnya : Digerebek Berduaan Dikamar Kontrakan, Pasangan Honorer Disanksi Adat dan Sepakat Menikah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *