Harga Sawit Anjlok, Pemkab Mukomuko Dinilai Tidak Ada Ketegasan

0
2249
ILUSTRASI

Selasa, 20 November 2018
Pewarta : Yadhi

MUKOMUKO – Ketentuan harga  sawit yang ditetapkan oleh Pemprov Bengkulu, sebesar Rp 1.200 per-Kg, tampaknya tidak diberlakukan di daerah. Seperti yang terjadi di Kabupaten Mukomuko, perusahaan dibiarkan mengabaikan ketentuan tersebut, dan menekan harga. Pada tingkat petani saat ini harga per-kilogram berkisar Rp 700. Sedangkan di tingkat perusahaan atau pabrik sekitar Rp 850 sampai Rp 970 per-Kg.

Tentunya kondisi demikian sangat dikeluhkan oleh masyarakat setempat yang mayoritas sebagai petani sawit. Sehingga timbul anggapan bahwa Bupati Mukomuko, H Choirul Huda, SH tidak tanggap terhadap nasib petani dan tidak ada ketegasan terhadap perusahaan.

”Sampai saat ini, harga sawit di daerah ini tak kunjung stabil. Pemerintah dalam hal ini kami nilai tidak tegas. Yang menderita akibat anjloknya harga tersebut adalah masarakat petani,” ucap Ketua LP-KPK Kabupaten Mukomuko, Weri Tri Kusuma, SH.

Menurut Weri, jika tidak ada upaya perbaikan harga sesuai ketentuan dari pemerintah, perekonomian masyarakat di Kabupaten Mukomuko akan mengalami kemerosotan. Bahkan, bukan tidak mungkin karena merasa diabaikan, masyarakat bakal menggelar aksi.

”Kita tunggu tindaklanjut dari pemerintah, jika tidak ada tanggapan, kemungkinan besar masyarakat akan melakukan aksi. Ini demi kelangsungan hidup masyarakat,” tandasnya.

Berikut daftar harga sawit di Mukomuko

1. PT. SSJA Harga Rp 875/Kg
2. PT. USM Harga Rp 940/Kg
3. PT. KSM Harga Rp 900/Kg
4. PT. MMIL Harga Rp 900/Kg
5. PT. SSS Harga Rp 900/Kg
6. PT. AMK Harga Rp 915/Kg
7. PT SAP Harga Rp 945/Kg
8. PT. GSS Harga Rp 970/Kg
9. PT. DDP Harga Rp 950/Kg
10. PT. BMK Harga Rp 970/Kg

Harga sawit tersebut turun antara Rp 70 sampai Rp 100/Kg.

Baca juga :

Ditinggal di Pondo Kebun, Gadis 17 Tahun Digilir 5 Pria

Demo SERBU Bersama Pedagang Hangat, Tuntut Kejaksaan Segera Tangkap Bupati

Kucing Bertanduk Bermata Satu, Di Kampung Bali Bengkulu

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here